Sabtu, 21 Desember 2013

SIFAT SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN



SIFAT SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN

Pengendalian
Elemen-elemen system pengendalian:
1.      Pelacak (detector) atau sensor: suatu perankat yang mengukur apa yang sesungguhnya terjadi dalam proses yang sedang dikendalikan.
2.      Penilai (assessor): suatu perangkat yang mnentukan signifikan dari peristiwa actual dengan cara membandingkan dengan beberapa standar atau ekspektasi dari apa yang seharusnya terjadi.
3.      Effektor: suatu perangkat (yang sering disebut dengan “umpan balik”) yang mengubah perilaku jika assessor mengindikasikan kebutuhan untuk melakukan hal tersebut.
4.      Jaringan komunikasi: perangkat yang meneruskan informasi antara detector dan assessor dan antara assessor dan effektor.
Manajemen
Suatu organisasi terdiri dari sekelompok orang yang bekerja sama-sama untuk mencapai tujuan bersama (dalam suatu organisasi bisnis tujuan utamanya adalah memperoleh tingkatan laba yang memuaskan). Proses pengendalian manajemen adalah proses dimana manajer di seluruh tingkatan memastikan bahwa orang-orang yang mereka awasi mengimplementasikan strategi yang dimaksudkan.
Sistem
Suatu system merupakan suatu cara tertentu dan bersifat repetitive untuk melaksanakan suatu atau sekelompok aktivitas. System memiliki karakteristik berupa rangkaian langkah-langkah yang berirama, terkoordinasi, dan berulang, yang dimaksudkan untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
BATAS-BATAS PENGENDALIAN MANAJEMEN
Pengendalian manajemen
Pengendalian manajemen merupakan proses dengan mana para manajer mempengaruhi anggota organisasi lainnya untuk mengimplementasikan strategi organisasi. Pengendalian manajemen terdiri atas berbagai kegiatan meliputi:
o   Merencanakan apa yang seharusnya dilakukan organisasi.
o   Menkoordinasikan aktivitas-aktivitas dari beberapa bagian organisasi.
o   Mengomunikasikan informasi.
o   Mengevaluasi informasi
o   Memutuskan tindakan apa yang seharusnya diambil jika ada.
o   Mempengaruhi orang-orang untuk mengubah perilaku mereka.
Keselarasan tujuan berarti sejauh hal tersebut dimungkinkan, tujuan seorang anggota organisasi seharusnya konsisten dengan tujuan organisasi itu sendiri.
Tekanan financial dan non financial
Financial memfokuskan pada “hasil-hasil” moneter, laba bersih, pengendalian modal dan seterusnya. Non financial yaitu mutu produk, pangsa pasar, kepuasan pelanggan, pengantaran tepat waktu, dan semangat kerja karyawan.
Perumusan strategi
Formulasi strategi merupakan proses memutuskan tujuan organisasi dan strategi untuk mencapai tujuan-tujuan. Strategi merupakan perencanaan yang besar dan penting. Strategi menetapkan secara umum arah tujuan pergerakan organisasi yang diinginkan oleh manajemen senior.
Pengendalian tugas
Pengendalian tugas adalah proses untuk memeastikan bahwa tugas yang spesifik dilaksanakan secara efektif dan efisien. Perbedaan paling penting antara pengendalian tugas dan pengendalian manajemen adalah bahwwa system pengendalian tugas bersifat ilmiah sementara pengendalian manajemen tidak dapat disederhanakan menjadi suatu ilmu.
Dampak internet terhadap pengendalian manajemen:
§  Akses secara mudah dan cepat
§  Komunikasi multi target
§  Komunikasi berbiaya rendah
§  Kemampuan menampilkan citra tertentu
§  Pergeseran kekuatan dan kendali kepada individu

Tidak ada komentar: